Laporan Kuisioner Kepuasan Mahasiswa Terhadap Proses Pembelajaran di Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang Periode Akhir Semester Ganjil 2024-2025

Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan Jurusan Teknik Mesin lakukan survei kepada mahasiswanya untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran yang berlangsung di Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang. Dalam skema pengisiannya setiap mahasiswa harus mengisi kuisioner sebanyak jumlah mata kuliah yang mereka ikuti pada semester tersebut. Dengan skema tersebut kuisioner periode akhir Semester Ganjil 2024-2025 mendapatkan responden sebanyak 1590 responden.

1590 responden tersebut berasal dari 4 Program Studi yang dimiliki oleh Jurusan Teknik Mesin yaitu, 471 responden (29,6%) dari Program Studi D3 Teknik Mesin, 466 responden (29,3%) dari Program Studi D3 Teknik Alat Berat, 543 responden (34,2%) dari Program Studi D4 Teknik Manufaktur sedangkan 110 responden (6,9%) lainnya berasal dari Program Studi D4 Rekayasa Perancangan Mekanik.

471 responden dari Program Studi D3 Teknik Mesin terdiri dari kelas 1, 2 dan 3. 40.6 % responden berasal dari tingkat 1 yang terbagi atas 6 kelas, 36,6% responden berasal dari tingkat 2 yang terbagi atas 4 kelas dan sisa nya 22,7% responden berasal dari mahasiswa tingkat 3 yang terbagi atas 5 kelas dan setiap mahasiswa mengisi kuisioner sebanyak mata kuliah yang dijalaninya, seperti tingkat 1 harus mengisi kuisioner 10 kali karena mata kuliah mereka pada semester ganjil yaitu 10 mata kuliah. Tingkat 2 sebanyak 11 mata kuliah dan Tingkat 3 sebanyak 10 mata kuliah. 

466 responden berasal dari Program Studi D3 Teknik Alat Berat. 74 Responden dari kelas I.A, 101 responden dari kelas I.B sedangkan kelas I.C hanya memiliki 25 responden, dan setiap responden yang berasal dari tingkat I mengisi kuisioner 8 kali  dan untuk tingkat II, kelas II.A mempunyai 112 responden, II.B 62 responden sedangkan kelas II.C menyumbang lebih banyak responden dari kelas II.B yaitu 92 responden dan setiap responden yang berasal dari tingkat 2 mengisi kuisioner sebanyak 8 kali. sedangkan untuk tingkat 3 mereka sedang melakukan On Job Training (OJT).

543 responden berasal dari Program Studi D4 Teknik Manufaktur. 142 (26,2%) responden berasal dari kelas I.A sedangkan 53 (9,8%) responden dari kelas I.B  dan setiap responden yang berasal dari tingkat I mengisi kuisioner 9 kali  dan untuk tingkat II, kelas II.A mempunyai 101 (18,6%) responden, II.B 192 (35,4%) responden dan setiap responden yang berasal dari tingkat 2 mengisi kuisioner sebanyak 9 kali. selain itu tingkat III mempunyai 23 (4,2%) reponden dari Kelas III.A dan 32 (5,9%) reponden lainnya berasal dari kelas III.B. dan setiap responden yang berasal dari tingkat III mengisi kuisioner sebanyak 9 kali.

110 responden berasal dari Program Studi D4 Rekayasa Perancangan Mekanik. 21 (19,1%) Responden dari kelas I.A, 35 (31,8%) responden dari kelas I.B  dan setiap responden yang berasal dari tingkat I mengisi kuisioner 9 kali  dan untuk tingkat II, kelas II.A mempunyai 12 (10,9%) responden, II.B 9 (8,2%) responden dan setiap responden yang berasal dari tingkat 2 mengisi kuisioner sebanyak 10 kali. Dan kelas III.A mempunyai 8 (7,3%) responden dan 25 (22,7%) berasal dari kelas III.B, setiap responden yang berasal dari tingkat 3 mengisi kuisioner sebanyak 7 kali.

Berdasarkan kuisioner yang telah diisi oleh mahasiswa tersebut JTM memperoleh hasil survei sebagai berikut:

  • Dosen memulai dan mengakhiri perkuliahan sesuai waktu yang telah ditentukan (Reliability).

1101 (69,2%) reponden sangat setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin memulai dan mengakhiri perkuliahan sesuai waktu yang telah ditentukan. 401 (25,2%) responden menyatakan setuju dan 58 (3,6%) responden kurang setuju dan hanya 1,9% responden yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin memulai dan mengakhiri perkuliahan sesuai waktu yang telah ditentukan.

  • Dosen mampu menggunakan metoda dan media pembelajaran sesuai dengan keahlian/pengalamannya (Assurance).

1115 (70,1%) reponden sangat setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin mampu menggunakan metoda dan media pembelajaran sesuai dengan keahlian/pengalamannya. Sementara itu 394 (24,8%) responden menyatakan setuju dan 50 (3,1%) responden menyatakan kurang setuju dan hanya 31 (1,9%) responden yang menyatakan sangat kurang setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin mampu menggunakan metoda dan media pembelajaran sesuai dengan keahlian/pengalamannya.

  • Dosen tanggap dan mudah ditemui untuk keperluan konsultasi laporan atau materi kuliah (Responsiveness).

1068 (67,2%) reponden sangat setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin  tanggap dan mudah ditemui untuk keperluan konsultasi laporan atau materi kuliah. Sementara itu 422 (26,5%) responden menyatakan setuju dan 65 (4,1%) responden menyatakan kurang setuju dan hanya 35 (2,2%) responden yang menyatakan sangat kurang setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin  tanggap dan mudah ditemui untuk keperluan konsultasi laporan atau materi kuliah.

  • Dosen mudah dihubungi dan bersikap baik dan bersahabat kepada mahasiswa serta bersedia membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan studi (Empathy).

1102 (69,3%) responden sangat setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin mudah dihubungi dan bersikap baik dan bersahabat kepada mahasiswa serta bersedia membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan studi dan 411 (25,8%) responden menyatakan setuju sementara itu 42 (2,6%) responden menyatakan kurang setuju dan hanya 35 (2,2%) responden yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa dosen Jurusan Teknik Mesin mudah dihubungi dan bersikap baik dan bersahabat kepada mahasiswa serta bersedia membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan studi.

Laporan Kuisioner Lainnya: